leader

Sha Ine Febriyanti Sabet Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2023 Lewat Film ‘Budi Pekerti’

Penulis Rahma K
Nov 16, 2023
Sha Ine Febriyanti memenangkan Piala Citra di FFI 2023. (Foto: Instagram/wregas_bhanuteja)
Sha Ine Febriyanti memenangkan Piala Citra di FFI 2023. (Foto: Instagram/wregas_bhanuteja)

ThePhrase.id – Pada ajang Festival Film Indonesia (FFI) atau Piala Citra 2023, aktris Sha Ine Febriyanti berhasil menyabet penghargaan 'Pemeran Utama Perempuan Terbaik' melalui film Budi Pekerti (2023) yang masih tayang di bioskop.

Sha Ine Febriyanti mengalahkan nominasi-nominasi lainnya yang juga merupakan aktris besar di Tanah Air seperti Asha Smara Darra, Aurora Ribero, Jajang C. Noer, dan Laura Basuki.

Kemenangan ini merupakan Piala Citra pertama baginya. Sebelumnya, ia beberapa kali masuk jajaran nominasi, seperti melalui film Nay (2015) dan Bumi Manusia (2019) pada kategori yang sama, yakni 'Pemeran Utama Wanita Terbaik'.

Atas raihan piala FFI pertamanya tersebut, aktris berusia 47 tahun ini mengatakan bahwa dirinya merasa berdebar berada di atas panggung menerima Piala Citra tersebut. Tak lupa juga ia berterima kasih kepada seluruh pemain dan kru, termasuk sang sutradara, yakni Wregas Bhanuteja.

Sha Ine Febriyanti Sabet Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2023 Lewat Film    Budi Pekerti
Sha Ine Febriyanti. (Foto: Instagram/inefebriyanti)

Sha Ine mengatakan piala hanyalah sebatas simbol, yang lebih penting baginya adalah ketika pesan dari film yang ia bintangi tersampaikan dengan baik pada penonton.

"Terima kasih sekali atas apresiasinya. Menurut saya, piala itu adalah cuma simbol aja. Dan saya berterima kasih karena ini apresiasinya jatuh ke tangan saya, tapi menurut saya semuanya luar biasa," ungkapnya.

"Sebenarnya, penghargaan yang paling besar buat saya adalah ketika sebuah film atau apa yang kita ingin sampaikan, tersampaikan kepada penonton. Jadi itu jauh lebih penting dari apapun, tapi ini (piala) malam ini, terima kasih sekali," lanjutnya.

Film Budi Pekerti

Sha Ine Febriyanti berhasil memenangkan penghargaan bergengsi tersebut berkat film Budi Pekerti (2023). Film ini tayang di bioskop Indonesia mulai 2 November 2023. Tetapi, telah terlebih dahulu rilis di Toronto International Film Festival (TIFF) pada 9 September 2023.

Sha Ine Febriyanti Sabet Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2023 Lewat Film    Budi Pekerti
Sha Ine Febriyanti. (Foto: Instagram/filmbudipekerti)

Pada film tersebut, Sha Ine berperan sebagai Bu Prani, sang pemeran utama. Ia beradu akting dengan aktor dan aktris papan atas lainnya, yakni Dwi Sasono, Angga Yunanda, dan Prilly Latuconsina yang digambarkan sebagai keluarga.

Film ini mengisahkan tentang Bu Prani, seorang guru BK yang terlibat perselisihan dengan pengunjung di pasar. Perseteruan tersebut direkam dan diunggah ke media sosial hingga viral dan membuat Bu Prani dinilai tak mencerminkan perilaku seorang guru. Ia dan keluarganya mendapatkan komentar negatif, kecaman, hingga rundungan dari netizen.

Berkat setting dan kisah yang kekinian atau kerap ditemukan di kehidupan nyata masyarakat, maka tak heran jika film ini menjadi viral dan berbondong-bondong ditonton oleh publik. Selain itu, kemampuan peran para cast, termasuk Sha Ine juga menjadi salah satu pendukung keberhasilan film ini.

Tentang Sha Ine Febriyanti

Sha Ine Febriyanti Sabet Piala Citra Pemeran Utama Wanita Terbaik FFI 2023 Lewat Film    Budi Pekerti
Sha Ine Febriyanti. (Foto: Instagram/inefebriyanti)

Sha Ine Febriyanti adalah aktris kelahiran Semarang, Jawa Tengah pada 18 Februari 1976. Ia pertama kali mengawali kariernya melalui dunia modeling setelah terpilih menjadi juara II Cover Girl untuk Majalah Mode di tahun 1992.

Seperti banyak model yang telah terjun di industri tersebut, Sha Ine juga merambah seni peran dengan pertama-tama membintangi sinetron Darah Biru (1995). Setelah memerankan beberapa sinetron lainnya seperti Siluet (1996) dan Dewi Selebriti (2007), Sha Ine mencicipi seni peran dalam bentuk lain, yakni teater.

Ia pertama kali berkecimpung di teater pada tahun 1999 melalui karya "Miss Julie". Setelah itu, Sha Ine kemudian rajin tampil di atas panggung teater memerankan berbagai karya seperti "Opera Primadona" (2000), "Ekstrimis" (2003), "Surti dan Tiga Sawunggaling" (2010), "Padusi" (2013), dan masih banyak lagi.

DI layar lebar, Sha Ine mulai membintangi film di tahunj 2002 melaluil film Beth (2002). Ia dikenal sangat memilih karya-karya yang dibintanginya, beberapa di antaranya seperti Laksamana Keumalahayati (2007), Nay (2015), I am Hope (2016), Bumi Manusia (2019), Tegar (2022), hingga serial viral Gadis Kretek (2023). [rk]

 
Related News
Popular News
 

News Topic