lifestyle

Ternyata Tak Sama, Ini Perbedaan Deodoran dan Antiperspirant

Penulis Rahma K
Sep 24, 2023
Ilustrasi mengenakan produk deodoran. (Foto: Canva Pro/Getty Images/seb_ra)
Ilustrasi mengenakan produk deodoran. (Foto: Canva Pro/Getty Images/seb_ra)

ThePhrase.id – Tak sedikit orang yang masih belum mengetahui perbedaan antara deodoran dan antiperspirant. Banyak yang mengira keduanya adalah produk yang sama, berfungsi untuk mengatasi masalah pada ketiak seperti bau badan dan keringat berlebih.

Nyatanya, deodoran dan antiperspirant adalah dua produk yang berbeda. Dilansir dari Medical News Today, perbedaan utama dari kedua produk ini adalah fungsinya. Hal ini dikarenakan keduanya memiliki formulasi bahan-bahan yang berbeda, sehingga menghasilkan fungsi yang berbeda pula.

Deodoran

Pada dasarnya, bagian-bagian lipatan pada tubuh dapat mengeluarkan keringat yang lebih banyak dari bagian tubuh lainnya, termasuk ketiak. Namun, keringat yang dikeluarkan tubuh tidak berbau. Bau badan baru muncul ketika keringat yang keluar bercampur dengan bakteri di kulit.

Fungsi utama dari deodoran adalah untuk mengendalikan bau yang terjadi tersebut. Cara kerjanya adalah mencegah penumpukan bakteri dan memecah keringat menjadi asam, sehingga tidak bau badan. Beberapa brand deodoran juga mengandung parfum sehingga menutupi bau ketiak.

Antiperspirant

Seperti namanya, antiperspirant adalah produk untuk mengatasi keringat, seperti bagian lipatan tubuh yang menghasilkan keringat yang lebih banyak. Nah, produk ini dapat mengatasi keringat yang muncul tersebut.

Ternyata Tak Sama  Ini Perbedaan Deodoran dan Antiperspirant
Ilustrasi ketiak berkeringat. (Foto: Canva Pro/SHOTPRIME)

Pasalnya, deodoran hanya memiliki fungsi untuk mengatasi bau yang muncul karena keringat yang bercampur dengan bakteri. Tetapi, tidak dapat mengatasi permasalahan keringat yang muncul. Antiperspirantlah yang memiliki fungsi mengurangi keringat tersebut.

Bagaimana bisa? Antiperspirant memiliki kandungan bahan aktif yang berperan dalam memberikan manfaat ini. Kandungan di dalamnya adalah senyawa aktif aluminium seperti aluminium zirkonium, aluminium klorohidrat, dan aluminium klorida.

Senyawa aktif tersebut akan membentuk gel ketika didioleskan pada kulit dan menempel pada kelenjar kulit untuk menghalangi dan mengurangi jumlah keringat.

Lebih baik yang mana?

Setelah mengetahui perbedaannya, tak jarang pertanyaan yang selanjutnya muncul adalah maka lebih baik menggunakan deodoran atau antiperspirant? Tetapi, pertanyaan ini tidak dapat dijawab begitu saja.

Pasalnya, kedua produk ini memiliki kegunaan yang berbeda. Maka penggunanya harus menyesuaikan pada manfaat yang diberikan dalam memilih. Jika kamu orang yang memiliki bau ketiak, maka gunakan deodoran. Tetapi jika kamu lebih banyak berkeringat dan beraktivitas di luar ruangan, maka gunakan antiperspirant.

Namun, jika kamu merasa harus mengatasi kedua masalah dengan bersamaan, kamu dapat memilih produk yang mengandung keduanya, yakni antiperspirant deodoran. Kini, telah banyak brand yang menjual produk antiperspirant deodoran yang dapat dengan mudah ditemukan di pasaran. [rk]

 
Related News

Popular News

 

News Topic