auto

Tips Cek Komponen Mobil Listrik dan Hybrid Usai Mudik agar Kendaraan Tetap Prima

Penulis Rahma K
Mar 31, 2026
Ilustrasi mobil yang diperiksa usai penggunaan jarak jauh. (Foto: Freepik/standret)
Ilustrasi mobil yang diperiksa usai penggunaan jarak jauh. (Foto: Freepik/standret)

ThePhrase.id – Dalam beberapa tahun belakangan, masyarakat Indonesia yang melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan kendaraan pribadi tak hanya menggunakan kendaraan bermesin bensin, tetapi juga kendaraan hybrid dan listrik.

Kedua jenis mobil ini memiliki perawatan yang berbeda dengan mobil konvensional. Maka dari itu, penggunanya perlu mengetahui sejumlah komponen khusus yang wajib diperiksa setelah perjalanan jauh mudik Lebaran demi menjaga performa kendaraan. Hal ini diungkapkan oleh pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu.

"Pada mobil hybrid seperti HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), seluruh pemeriksaan mobil konvensional tetap berlaku mulai dari ban, rem, hingga kaki-kaki, tetapi perlu tambahan perhatian pada sistem kelistrikan dan baterai," ungkapnya, dikutip dari Antara.

Lebih detailnya, Yannes menyarankan untuk melakukan pengecekan pada kondisi aki 12V dan juga melakukan pemindaian jika indikator peringatan muncul di panel. Selain itu, sistem pendinginan baterai juga menjadi komponen yang tak boleh luput untuk dicek.

Karena kondisi kabin yang ramai penumpang dan terdapat berbagai aktivitas di dalamnya sepanjang perjalanan, maka suhu kabin dapat meningkat dan debu berpotensi menumpuk, yang dapat mengganggu kinerja sistem komponen terkait. Oleh karena itu, kipas dan jalur sirkulasi udara dalam kabin juga perlu diperiksa.

Di luar itu, sistem pengereman pada mobil hybrid juga harus diperhatikan, karena dalam kondisi tertentu, rem mekanis dapat bekerja lebih keras ketika regenerative braking aktif. Khusus untuk PHEV, Yannes menyarankan untuk memeriksa port charging dan kabel agar tetap dalam kondisi bersih dan aman.

Sementara itu, pada mobil listrik murni atau BEV, pemilik perlu memberikan perhatian utama pada bagian bawah kendaraan. Pasalnya, bobot baterai yang besar membuat mobil lebih sensitif terhadap beban tambahan seperti penumpang dan muatan. Alhasil, ground clearance bisa menurun dan ini dapat meningkatkan risiko benturan pada pelindung baterai.

Pemilik mobil listrik juga disarankan untuk memeriksa sistem pendinginan baterai, terutama apabila mobil sering menggunakan fast charging selama perjalanan mudik. Kemudian, port pengisian juga perlu diperiksa untuk memastikan fungsinya tetap normal.

Sedangkan soal komponen ban, Yannes menyarankan melakukan pengecekan berkala secara menyeluruh pada ban mobil listrik karena dinilai cenderung lebih cepat aus karena bobotnya lebih berat dari mobil konvensional.

Terakhir, sistem pengereman juga tak kalah penting untuk diperiksa, karena karakter regenerative braking pada kendaraan listrik membuat rem jarang digunakan. Hal ini berisiko membuat rem mengalami karat atau seret apabila tidak dicek berkala. [rk]

Artikel Pilihan ThePhrase

 
Banyak dibaca
Artikel Baru
 

News Topic