Wasiullah, Pemuda Pakistan yang Ciptakan Sepatu Pintar untuk Tunanetra

- Advertisement -spot_imgspot_img

ThePhrase.id – Seorang pemuda dari Pakistan bernama Wasiullah berhasil penciptakan ‘sepatu pintar’ atau ‘smart shoes’ yang dikhususkan untuk penyandang tunanetra. Sepatu tersebut dapat memberi peringatan apabila terdapat halangan di depan mereka.

Peringatan tersebut diterima oleh penyandang tunanetra melalui vibrasi dan juga suara. Dalam radius 120 centimeter, sepatu tersebut dapat mendeteksi halangan di depannya.

Vibrasi dan suara serta kemampuan mendeteksi tersebut dapat dicapai dengan sensor ultrasonik dan papan Arduino, sehingga penyandang tunanetra tetap aman ketika berjalan.

Wasiullah bersama sepatu pintar temuannya. (Foto: arabnews.com)

“Penyandang tunanetra tidak lagi membutuhkan tongkat atau pemandu jalan setelah sepatu pintar menjadi populer. Sepatu itu dipasang dengan sensor ultrasonik dan papan Arduino untuk menjaga tunanetra tetap aman saat berjalan. Mereka mendapatkan pemberitahuan sebelumnya terkait segala rintangan yang menghalangi,” ujar Wasiullah, dikutip dari Arab News.

Berasal dari lembah Swat di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, Wasiullah memulai kiprahnya dalam berinovasi dengan memperbaiki baterai dari mainan yang rusak. Terdengar simpel, tetapi hal tersebut mendorong pemuda ini untuk kemudian berinovasi membantu orang lain.

Sepatu untuk penyandang tunanetra yang dibuat Wasiullah ini bukanlah pertama kali di dunia. Di luar negeri, sudah ada dan bahkan dijual secara massal. Tetapi, harganya cukup tinggi, apalagi untuk masyarakat di Pakistan. Maka dari itu, pemuda ini mencoba membuat sepatu pintar untuk tunanetra di negaranya dengan harga yang lebih murah.

“Sepatu pintar untuk tunanetra telah tersedia di luar negeri. Tetapi harga mereka di luar jangkauan banyak orang di negara ini,” ujar Muhammad Farooq, salah satu guru Wasiullah di sekolah.

Wasiullah (kanan) bersama sepatu pintar untuk tunanetra temuannya. (Foto: Arab News)

Farooq juga berpendapat bahwa Wasiullah merupakan muridnya yang paling pintar di sekolah. Menurutnya, bila pemerintah mendanai temuan muridnya ini, dan dijual dengan harga yang lebih murah di pasaran daripada sepatu pintar buatan luar negeri, dapat menguntungkan.

Seorang aktivis sosial dari Swat, Pakistan bernama Mian Sayed juga mengatakan bahwa terdapat potensi ekspor dari produk yang dibuat oleh Wasiullah.

“Saya kenal Wasiullah, ia merupakan salah satu siswa brilian yang dapat membawa pengakuan untuk Pakistan. Sepatu hasil ciptaannya bahkan bisa diekspor jika proyek tersebut dimiliki oleh pemerintah,” ungkapnya.

Wasiullah dan sepati pintar temuannya. (Foto: mmnews.tv)

Harga dari sepatu tersebut adalah sekitar USD 26 atau sekitar Rp 370 ribuan. Harga tersebut bisa dikatakan setara dengan sepatu-sepatu yang biasa dijumpai di pusat perbelanjaan. Bahkan, sepatu ini telah dilengkapi dengan teknologi untuk tunanetra. Maka dari itu, harga tersebut dianggap terjangkau.

Meski harganya tidak terlalu mahal, pemuda berusia 17 tahun ini tidak dapat membiayai penemuannya untuk masuk ke tahap produksi,  dikarenakan ia harus membiayai kuliahnya kelak.

Tetapi, anggaran yang terbatas tidak menghambat kreativitasnya. Farooq bahkan mengatakan bahwa Wasiullah telah merencanakan untuk membuat inovasi baru. Inovasi yang ia pilih selanjutnya adalah merancang kursi roda jenis baru untuk membantu tunanetra menavigasi lingkungan sekitar mereka. [rk]

- Advertisement -spot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you